Dianggap Cemarkan Nama Baik Bupati Vonny Panambunan Hendra Jacob Di Polisikan

Infosulut.com - Manado - Terkait pemberitaan media online LIDIK.NET yang diduga milik Hendra Hendrs Jacob yang kerap memuat berita berita miring tentang ibu bupati dan di share ke media sosial.

Adapun berita yang dianggap mencemarkan nama baik Bupati Minahasa Utara (Minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP)  dengan judul : Bupati Mimut VAP Diduga melakukan pemotongan Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Serawet Kecamatan Likupang Timur.


Atas pemberitaan tersebut, pemerintah kabupaten Minut melaporkan HJ alias Hendra ke Polda Sulut, Jumat (5/1) waktu lalu, terkait pemberitaan dan postingannya di media sosial selalu membawa nama Bupati Minut seolah olah bupati minut sudah melakukan korupsi.

Saat dikonfrimasi, Kepala inspektorat Minut Umbase Mayuntu membenarkan pelaporan tersebut. Menurut Mayuntu, laporan Pemkab Minut ini terkait pencemaran nama baik Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP).

Mayuntu juga mencontohkan pemberitaan terkait pungutan liar yang dilakukan bupati di desa Serawet kecamatan Likupang Timur tanpa ada konfirmasi dan tidak benar adanya meminta jatah.

“iya benar pemkab Minut sudah melaporkan Hendra Jacob alias HJ ke Polda Sulut terkait postingan berita yang dinilai telah mencemarkan nama baik Bupati. Selain itu pemberitaan yang disebarluaskan ke publik tersebut telah mengangkangi kode etik jurnalistik karena tidak ada konfirmasi,” ujar Mayuntu, Senin (8/1) di ruang kerjanya.

Ia juga menjelaskan, selain postingan berita yang terkesan menyudutkan bupati, HJ juga sering memposting tulisan yang menjatuhkan bupati dan dirinya sebagai inspektur. Ia berharap dengan adanya laporan ini bisa memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar tidak menyalahgunakan jejaring sosial untuk menjatuhkan nama baik orang lain, terlebih saat ini sudah ada undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Gunakannlah media sosial secara positif, bukan untuk menyerang kehormatan atau mencemarkan nama baik orang lain. Dengan adanya laporan ini diharapkan bisa memberikan pembelajaran bagi pengguna agar tidak menghakimi atau menjatuhkan kehormatan orang lain melalui media sosial,” tegas Mayuntu.

Kami sudah serahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukumnya biar hukum yang berbicara. Tutupnya. (Nando)

TAG