Bolsel Ditimpa Bencana Banjir & Tanah Longsor, Bupati Kemana ?


Infosulut.com - Bolmong selatan - Sejumlah desa di kabupaten bolsel ditimpa banjir dan juga tanah longsor menimbulkan kekhwatiran masyarakat dalam berakitifitas.

Sejumlah  warga di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, merasa was was dengan situasi yang terjadi, bencana banjir dan tanah longsor dampak dari cuaca yang tidak menentu dengan tingginya curah hujan, namun seolah diabaikan oleh pemerintah daerah kabupaten bolsel.

“Kampung kami sudah beberapa hari terakhir terendam banjir anehnya pak Oku (Bupati Bolsel-red) tidak pernah datang langsung melihat keadaan kami” kata salah satu warga korban banjir di kecamatan Pinolosian, yang tidak mau namanya di publish.

“Harapan kami bukan hanya sekedar bantuan barang dan bahan makanan tapi kepekaan seorang Bupati dengan datang langsung itu yang paling penting, melihat kondisi kami dan itu merupakan pemberi semangat bagi kami para korban banjir,” lanjut pria setengah baya ini.

Sementara itu aktifis lembaga swadaya masyarakat BMR Irawan Damopolii, dengan tegas mengkritisi sikap Bupati Bolmong Selatan yang dinilai tidak peduli dengan apa yang terjadi kepada masyarakatnya.

” Sepertinya Bupati tidak memiliki sense of crissis, disaat bencana banjir dan tanah longsor beruntun di wilayah Bolmong Selatan, semestinya Bupati lebih fokus untuk mengurus rakyat bukan malah justru sibuk sosialisasi diri untuk kepentingan politik di 2019,” kata Irawan

Terpisah Nasir aktifis Bolmong raya juga ikut prihatin dengan kondisi masyarakat bolsel dan ia menyarankan kepada bupati bolsel untuk lebih peka dengan permasalahan permasalahan seperti ini jangan hanya sibuk mensosialisasikan diri ke luar daerah seperti langowan minahasa dan lain lain. Ini masalah serius bagi rakyat bolsel kok malah lebih mementingkan sosialisasi persiapan DPR RI ke daerah lain ? apakah masalaah yang di alami oleh rakyat bolsel ini dianggap tidak penting ? Tukas Nasir.

Semoga Bupati Bolsel dapat bersikap arif dan bijaksana guna mengatasi masalah ini, tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan makanan dan lain lain namun alngkah eloknya jika bupati juga bisa berada di tengah tengah masyarakat tang mengalami banjir sehingga bisa memahami secara detail apa yang di butuhkan dan apa yang dirasahkan oleh masyarakat disaat itu. Imbuhnya.

Bencana alam seperti ini memang datang secara tiba tiba namun pihak pemerintah harus tanggap dalam menghadapinya sehingga tidak akan memakan korban masyarakat. Dana untuk penanganan bencana alam cukup besar sehingga penerintah harus dapat membuat terobosan untuk mengantisipasinya. tidak dan bukan bertindak setelah ada korban itu tidak ada gunanya. Tukasnya lagi ( ando)
TAG