Dugaan Korupsi Dana Bok, Salma Malonda Ditahan Kejari, Dugaan Korupsi Mahkota Bupati Kapan ?


Infosulut.com - Manado - Penyidik Kejaksaan Negeri  Kepualuan Talaud Pada hari Kamis 20 Juli 2017 pukul 14.00 wita  telah melakukan penahanan terhadap seorang wanita setelah di periksa bernama SELMA MALONDA.

Wanita ini ditahan oleh tim penyidik korupsi kejaksaan negeri Kepulauan Talaud karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dana BOK. SELMA LALONDA, S.Si.Apt.MM selaku Bendahara BOK, JAMPERSAL & JAMKESMAS tahun anggaran 2012.  tukas sumber resmi.

Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dimulai pukul 10.00 wita dengan di dampingi oleh penasehat hukumnya.

Usai dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Talaud  HENDRI SILITONGA .SH. langsung menandatangani suratbperintah penahanan berdasarkan pertimbangan dan pengajuan dari pemeriksa.

Adapaun tim kejaksaan negeri kepulauan Talaud yang melakukan pemeriksaan terhadap SALMA MALONDA antara lain adalah :
1. Hengky Setiawan Kaendo
2. Bobby Jeverson Selang
3. Indra Sinaga
4. Daniel Simamora

Maka Kepala Kejaksaan Negeri Kep. Talaud usai di tandatangani surat perintah penahanan oleh kepala kejaksaan negeri Talaud tersangka langsung di titipkan ke rutas kelas II A Manado di Malendeng.

Langkah serius yang dilakukan oleh kejaksaan negeri Kepulauan Talaud saat ini patut diapresiasi dimana kejaksaan menseriusi keluhan masyarakat kabupaten Talaud terkait marakanya praktek praktek korupsi di wilayah perbatasan ini.

Mourits yang merupakan salah satu aktifis yang berasal dari tanah porodisa mengungkapkan bahwa dirinya sangat bangga dan sangat mendukung kinerja dari pihak kejaksaan negeri Talaud saat ini yang berani memberangus para koruptor di tanah kami. Ini hal yang sangat prinsip dan bagi para koruptor sudah sepantasnya mwreka di masukan kedalam penjara sebab karena ukah mereka saya sendiri dan bahkan saudara saudara kami di kabupaten Talaud menderita. " sekali lagi saya sampaikan terimakasih kepada kejaksaan negeri Talaud atas profesionalnya dalam menjakankan tugas sebagai aparat penegak hukum saya sangat mendukung langkah pembersihan kabupaten ini dari para koruptor. " imbuhnya.

Mourits juga menambahkan semoga pihak kejaksaan negeri Talaud dapat melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di pemkab Takaud serta pengadaan mahkota dari bupati kepulauan Talaud yang sudah sangat ramai di perbincangkan di dunia maya.
Kami selaku mahasiswa menginginkan suatu sistem pemerintahan yang bersih di kabupaten kepulauan Talaud ini.untuk itu pihak kejaksaan saya harapkan berani mengungkap dan membongkar skandal dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum petinggi di kabupaten kepulauan Talaud ini. Pungkasnya mengakhiri. ( ando)
TAG